Mau Apa Lagi
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Percuma cinta dipertahankan
Kar'na salah duga dan s'lalu buruk sangka
Hingga membuat antara kita tak saling percaya
Bagai menerka buta seorang narapidana
Bukan karena benci atau sakit hati
Andaikan perpisahan terjadi
Tingginya emosi dan gelapnya nurani
Hingga membuat antara kita khilaf, lupa diri
Walau jelas bersalah, maunya menang sendiri
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Bukanlah basa-basi cinta kuberikan
Walau kini berselimut rasa curiga
Yang tanpa alasan
Memang aku bukanlah seindah pualam
Yang belum pernah terjamah jari jemari
Dan sentuhan tangan
Walau bersih yang di dalam, kotor di mata orang
Hanya Tuhan yang tahu sucinya cintaku ini
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Bukanlah basa-basi cinta kuberikan
Walau kini berselimut rasa curiga
Yang tanpa alasan
Memang aku bukanlah seindah pualam
Yang belum pernah terjamah jari jemari
Dan sentuhan tangan
Walau bersih yang di dalam, kotor di mata orang
Hanya Tuhan yang tahu sucinya cintaku ini
Bukan karena benci atau sakit hati
Andaikan perpisahan terjadi
Tingginya emosi dan gelapnya nurani
Hingga membuat antara kita khilaf, lupa diri
Walau jelas bersalah, maunya menang sendiri
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Percuma cinta dipertahankan
Kar'na salah duga dan s'lalu buruk sangka
Hingga membuat antara kita tak saling percaya
Bagai menerka buta seorang narapidana
Bukan karena benci atau sakit hati
Andaikan perpisahan terjadi
Tingginya emosi dan gelapnya nurani
Hingga membuat antara kita khilaf, lupa diri
Walau jelas bersalah, maunya menang sendiri
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Bukanlah basa-basi cinta kuberikan
Walau kini berselimut rasa curiga
Yang tanpa alasan
Memang aku bukanlah seindah pualam
Yang belum pernah terjamah jari jemari
Dan sentuhan tangan
Walau bersih yang di dalam, kotor di mata orang
Hanya Tuhan yang tahu sucinya cintaku ini
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Bukanlah basa-basi cinta kuberikan
Walau kini berselimut rasa curiga
Yang tanpa alasan
Memang aku bukanlah seindah pualam
Yang belum pernah terjamah jari jemari
Dan sentuhan tangan
Walau bersih yang di dalam, kotor di mata orang
Hanya Tuhan yang tahu sucinya cintaku ini
Bukan karena benci atau sakit hati
Andaikan perpisahan terjadi
Tingginya emosi dan gelapnya nurani
Hingga membuat antara kita khilaf, lupa diri
Walau jelas bersalah, maunya menang sendiri
Kalau sudah begini, mau apa lagi?
Credits
Writer(s): Harry Budion
Lyrics powered by www.musixmatch.com
Link
© 2025 All rights reserved. Rockol.com S.r.l. Website image policy
Rockol
- Rockol only uses images and photos made available for promotional purposes (“for press use”) by record companies, artist managements and p.r. agencies.
- Said images are used to exert a right to report and a finality of the criticism, in a degraded mode compliant to copyright laws, and exclusively inclosed in our own informative content.
- Only non-exclusive images addressed to newspaper use and, in general, copyright-free are accepted.
- Live photos are published when licensed by photographers whose copyright is quoted.
- Rockol is available to pay the right holder a fair fee should a published image’s author be unknown at the time of publishing.
Feedback
Please immediately report the presence of images possibly not compliant with the above cases so as to quickly verify an improper use: where confirmed, we would immediately proceed to their removal.